Tuesday, June 21, 2016

Blitar Kota yang Penuh Sejarah

Bendera PETA

Anda pasti mengenal Pembela Tanah Air? Bagi yang sudah mengenyam bangku pendidikan Sekolah Dasar. Di dalam pelajaran sejarah kita mendengar bahwasanya semasa pendudukan Jepang di tanah air membentuk pasukan yang bernama PETA dengan kepanjangan Pembela Tanah Air yang merupakan salah satu siasat Jepang agar didukung oleh para pejuang kemerdekaan Indonesia. Karena pada saat itu perjuangan kemerdekaan dipimpin oleh Jenderal Sudirman dengan pasukan Laskar Hisbullah nya. Yang menarik disini adalah, bendera PETA sendiri merupakan bendera yang sangat Islami. Hal ini dikarenakan para anggota dari PETA merupakan pasukan dari Laskar Hisbullah yang memanfaatkan momentum Jepang yang telah memberikan peluang untuk pelatihan militer bagi warga Indonesia. Islam memang pekat dengan perjuangan bangsa ini, dikarenakan banyak kontribusinya membantu perekonomian masyarakat melalui sedekah, zakat dan qurban.
Selain itu, blitar juga banyak dikunjungi oleh banyak peziarah dari makam Bung Karno yang ada disana. Makam presiden pertama Indonesia ini merupakan salah satu wisata ziarah yang terkenal dari Kota Blitar. Nama blitar sendiri berdasarkan kutipan dari Wikipedia merupakan wilayah yang sebelumnya dikusai oleh bangsa tartar yang merupakan suatu bangsa yang berasal dari Mongol. Setelah berhasil dipukul mundur maka dinamakan dengan nama Balitar yang berarti pulangnya bangsa Tartar. Untuk jumlah penduduk kota Blitar pada tahun 1942 terdapat empat puluh lima ribu jiwa. Pada tahun 1957 terdapat enam puluh ribu jiwa. Pada tahun 1965 sebanyak tujuh puluh tiga ribu seratus empat puluh dua jiwa. Pada tahun 1982 terdapat seratus enam ribu lima ratus jiwa. Pada tahun 203 terdapat seratus dua puluh empat ribu tujuh ratus enam puluh tujuh jiwa. Dan pada tahun2007 sebanyak seratus tiga puluh dua ribu seratus enam jiwa.

Posisi blitar dekat dengan Surabaya, tepatnya sebelah barat daya. Dengan Malang posisinya adalah sebelah Barat. Hotel di blitar yang tertua adalah Hotel Van Rheeden yang beroperasi dari tahun 1919 sampe dengan tahun 1926. Tentunya Hotel tersebut sudah tidak ada lagi. Bagi anda yang ingin berwisata dan menginam disana, anda bisa mencari hotel di blitar melalui aplikasi traveloka. Cukup dengan mengunduh aplikasinya dan mencari di daerah Kota Blitar.

2 comments: